Jumat, 18 Maret 2011

konservasi rumah batak


Konservasi arsitektur batak
Konservasi arsitektur batak secara langsung dapat ditujukan terhadap arsitektur bangunan ritual, adat seperti rumah batak. Rumah batak merupakan karya arsitektur yang sangat memberikan inspirasi terhadap desiagn, kontestual bangunn, serta pilosovi bangunan.
Rumah batak toba sudah mulai hilang.....?????
                Mengapa orang batak cenderung meninggalakan rumah peninggalan nenek moyang mereka, bahakn pada pemukiman atau perkampungan batak rumah btak ini cenderung tidak dirawat dan tidak ditempati. Apa yang terjadi apa bila secara terus menerus masyarakat batak selalu berorientasi terhadap banguan semi permanen sebagai serapan dari arsitektur modern. Mengapaa tidak ada usaha untuk tetapa melestarikan peninggalan budaya itu.
                Orang batak maupun orang indonesia terlebih arsitektur cenderung mengikuti arsitektur modern, internasional style yang bersumber dari benua eropa, negara maju. Dilain pihal, mereka tidak melihat kelebiahan arsitektur warisan budaya nenek moyang yang diikat dengan filosofi design secara alami dan imajinasi yang tinggi. Rumah batak hanya satu contoh dari ribuan warisan  budaya nenek moyang  indonesia, yang sengaja saya tulis tentang keadaanya yang sudah hampir punah, punah dalam artian tidak ada lagi arsitektur rumah yang belajar dari design rumah tersebut padahal banyak kelebihan arsitektur rumah itu.
Sehingga sangatlah penting untuk tetap menjaga exixstensi arsitektur khas batak tersebut, atatau dengan kata lain harus dikonservasi, ada hal pertimbangan untuk mengkonservasi arsitektur tersebut
1.       Estetika                                : ukiran has yang disebut gorga, bentuk atap, permainan struktur dengan                               teknologi tradisional,seperti mengikat dengan rotan,
2.       Kelangkaan         : perlahan-lahan rumah batak sudah tidak sudah hilang dan tidak menjadi                            bagian buaday yang mendasar pada maidset orang batak secara perlahan -                        lahan
3.       Keistimewaan: rumah batak sudah mengadopsi sistem konstruksi yang mengilhami                                        konstruksi modern, memilki arsitektur matematis yang sudah tersirat dalam                             banguanan.
4.       Peranan Sejarah : menjadi nilai histori pola perubahan dan peradaban masyarakat batak
5.       Memperkuat Kawasan : menjadikan rumah batak sebagai icon arsitektur tradisional, menjadi                     kekuatan sebuah tempat didaerah batak terlebih tapanuli supaya tetap                                    menjaga kelestarian rumah batak. Sera menjadi daya tarik kawasan untuk                                 menunjang pertumbuhan pariwisata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar