Kamis, 06 Januari 2011

Jum'at, 7 Januari 2011 | Metro TV | Lampung Post | Borneo News | Yayasan Sukma | Kick Andy Home * Home * Polhukam * Ekonomi & Bisnis * Olahraga * Sepak Bola * Megapolitan * Nusantara * Internasional * Sains & Teknologi * Humaniora * Opini * Perempuan * Hidup Sehat * Otomotif * Travelista * Gadget * Jendela Buku * Blog * Video * Foto * Cinema * Politik Dalam Negeri * Politik Luar Negeri * Hukum * Hankam * Lainnya * Ekonomi * Bursa & Valas * Finansial & Perbankan * Bisnis & Investasi * Lainnya * Bulu Tangkis * Tenis * Basket * F1 * Moto GP * Tinju * Sosok * Lainnya * Pesta Bola Dunia * Liga Inggris * Liga Itali * Liga Spanyol * Liga Jerman * Liga Indonesia * Off Side * Lainnya * Kriminal * Trafik * Sosial * Peristiwa * Lainnya * Berita & Peristiwa * Lainnya * Piranti * Iptek * Telekomunikasi * Regulasi * E Lifestyle * Kesehatan * Pendidikan * Lingkungan * Kebudayaan * Religi * Umum * Bali - Nusa Tenggara * Jabar - Banten * Jateng - DIY * Jatim * Kalimantan * Maluku - Irian Jaya * Sulawesi * Sumatera Suara Anda | Layanan Umum | Kontak Media | Jadwal Hari Ini | Lowongan Kerja Jadwal Sholat Penerbangan Kereta Api Travel + Primajasa Polisi Pemadam Kebakaran Layanan Publik Media Online Iklan Sirkulasi Percetakan Production Publishing Pembangkit Listrik Tenaga Angin Bulukumba Pertama di ASEAN

MAKASSAR--MICOM: Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengembangkan pembangkit listrik tenaga bayu (angin) di Desa Mariorennu, Kecamatan Gantarang, sebesar 28 kilowatt (kw).

Menurut Erik Elisar Bura, Direktur PT Perkasa Bina Kencana, sebagai pelaksana pengadaan turbin angin berupa kincir, pembangkit listrik tenaga bayu (angin) berasal dari Taiwan. "Keberadaannya di Bulukumba, karena kerja sama antara Dinas Kesehatan Bulukumba dengan Bank Dunia," jelasnya.

Dipaparkan Erik, awalnya proyek ini untuk pengembangan air bersih di daerah pesisir pantai. Tapi, kemudian ternyata juga ada keluhan kurangnya pasokan listrik. Makanya, kemudian dibangunlah pembangkit listrik itu.

Bahkan, pembangunan pembangkit ini sudah mulai dilaksanakan 15 Desember 2010 lalu dan akan diresmikan pertengahan Januari nanti. Daya listrik 28 kw tersebut dihasikan dari 10 turbin yang dibangun. Setiap turbin terdiri atas 14 kincir angin berbingkai. Semuanya ada 140 kincir.

Jumlah daya yang dihasilkan tersebut mampu menyinari sekitar 20-30 keluarga. Tiap keluarga memperoleh daya maksimal 100 watt.

"Ini karena PT PLN belum bisa sepenuhnya mencapai daerah pesisir. Pembangkit listrik ini bukan hanya pertama di Sulawesi, tapi pertama di Asia Tenggara. Bahannya antikarat karena terbuat dari campuran nilon dan fiber," tambah Erik. (OL-5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar